Review Sony VAIO E Series 14P. #SVE14A27CVH

Review ini terbilang terlambat. Ketika notebook ini hadir di rumah saya dua bulan yang lalu, sebetulnya saya ingin segera me-review notebook yang memiliki kode  SVE14A27CVH ini. Namun sepertinya kurang obyektif jika belum mencicipinya dalam waktu yang cukup lama. Dapur pacu besutan Intel® Core™ i7 menjadi pertimbangan utama karena menyangkut pekerjaan saya dalam bidang desain rumah.

Dengan spesifikasi yang dimiliki notebook yang sudah ter-install windows 8 ini, tentunya banyak juga notebook emblem lain yang menawarkan spesifikasi yang hampir serupa dengan budget yang lebih hemat.

Lalu kenapa saya memutuskan memilih label SONY untuk mendampingi pekerjaan saya? saya kira ini masalah keyakinan dan selera saja, berdasarkan pengalaman beberapa kali menggunakan notebook dengan merk lain. Seperti kekaguman saya pada produk jebolan Apple. Agak sulit dijelaskan. Kalo orang jawa bilang “gak nyacat wess” :)

SVE14A27CVH

Bila anda seorang arsitek, desainer atau orang teknik lainnya, sebaiknya ada 3 hal utama yang harus diperhatikan dalam pemilihan laptop atau notebook untuk menemani pekerjaan anda (Ini versi saya):

  1. Dapur pacu laptop yang cepat. Sony VAIO SVE14A27CVH ini memiliki Intel® Core™ i7-3632QM Processor 2.20 GHz with Turbo Boost up to 3.20 GHz. Ini belum yang terbesar tapi dalam proses rendering gambar 3D, sudah terbilang sangat cepat :).  Lihat angka 2.2GHz? Logikanya semakin besar tentu semakin cepat, dan notebook juga semakin cepat panas. Tetapi juga tergantung dari sistem pendinginnya. 
  2. Kemampuan grafis yang mumpuni. Dengan AMD Radeon™ HD 7670M / Intel® HD Graphics 4000 dan dedicated video memory sebesar 2GB, kerasa banget ketika melakukan proses zooming dan editing pada program CAD & Google Sketchup.
  3. Baterai yang tahan lama. Hemat saya ini sangat wajib. Notebook yang berukuran di bawah 14″ menawarkan waktu pakai baterei yang lebih panjang, antara 5 sd 7 jam bahkan lebih. Pada seri SVE14A27CVH ini dengan layar 14″, rata2 memiliki waktu 4 jam dalam  penggunaan batereinya kecuali dalam proses rendering  gambar. Dalam proses rendering, processor akan bekerja lebih berat dari biasanya sehingga sangat menguras daya baterei notebook. Saran saya, jika anda me-render  sebaiknya dalam keadaan proses charging. 

Secara umum saya puas dengan pilihan saya ini. Selanjutnya feature layar touch screen di notebook yang memiliki teknologi audio Dolby® Home Theater® v4 ini, lumayan nyetel dengan tampilan menu Life Tile yang di miliki windows 8

Mungkin hanya kebiasaan menggunakan windows 8 saja yang perlu saya biasakan. Silahkan sahabat sekalian lihat spesifikasi lengkapnya langsung di website SONY.

Semoga bermanfaat.

Kun Fayakun

 

 

Kang Aguscwid

Hai, saya Agus Cahyono. Full time Blogger, Sketchup Artist & House Designer

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusFlickr