Alhamdulillah, Desain Areal Lapak Ikan Pasar Ciruas Hampir Final

“Alhamdulillah proses desain Areal Lapak Ikan Pasar Ciruas Center hampir pada tahapan final  desain dan siap untuk dipasarkan.” Seperti saya paparkan dalam posting sebelumnya, jikalau saya saat ini melibatkan diri dalam sebuah proyek pengembangan sebuah Pertokoan dan Pasar di sebuah daerah bernama Ciruas. Sampai dengan saat ini pun prosesnya masih dalam masa konstruksi, tepatnya pemasangan struktur baja setelah sebelumnya menyelesaikan beberapa titik kolom dan pondasi beton bertulangnya (sebagai dudukan kolom bajanya).

Areal lapak ikan memang menjadi tahap awal proses pengembangan areal belakang pasar yang terletak di  Jalan Raya Jakarta-Serang ini. Lapak ikan yang lama di pindah ke areal yang baru dengan konsep desain lapak ikan yang baru.Lebih modern, lebih bersih dengan sistem drainase dan air bersih yang lebih baik.

Lihat Peta Lebih Besar

Proses desain dan pelaksanaan dilakukan secara estafet. Data-data perencanaan yang saya miliki selalu saya sinkronkan dengan kondisi dilapangan. Sehingga selain terekam dengan baik kegiatan pelaksanaan proyeknya, bermanfaat untuk mengurangi kesalahan perencanaan selanjutnya.

Dalam pekerjaan semacam ini, terkadang kepraktisan mengalahkan teori yang telah kita pelajari masa kuliah. Biasanya pertimbangan waktu dan biaya menjadi sangat krusial untuk segera buat keputusan. Ada beberapa pertimbangan praktis yang saya lakukan dalam proses desain lapak ikan ini :

  1. Dimensi serta model meja lapak ikan. Ada dua istilah penjual lapak ikan yang saya kenal. Pertama adalah penjual ikan hidup/ikan segar, ia selalu berjualan dgn bak air yang berisi ikan hidup. Sedangkan yang kedua adalah penjual ikan mati, penjual ini cukup membutuhkan meja display untuk memajang ikannya dan sesekali menyiram ikannya agar terlihat segar. Dari data data data inilah saya berusaha merancang dua model yang mengakomodasi keduanya
  2. Akses pembeli dan penjual. Setelah kita mengetahui besaran meja lapak yang dibutuhkan, maka kita bisa merajang dan membagi area yang kita rencanakan sehingga terbagi antara dimensi ruang penjual maupun pembeli. Nyatanya sulit bagi saya untuk membuat besaran yang ideal dalam pelaksanaannya. 
  3. Sistem drainase dan air bersih. Areal lapak ikan dalam sehari-harinya sarat dengan penggunaan air bersih untuk menyiram ikan, dan pembersihan kotoran pasca tutup pasar. Perencanaan drainase harus dilakukan secara cermat dan terintegrasi dengan sistem drainase bangunan pasar secara keseluruhan.
Desain Areal Lapak Ikan

Konsep Desain Areal Lapak Ikan

Tentunya banyak pertimbangan lain yang harus diperhitungkan selain di atas. Maklum di dalam pasar ini kita tak hanya membangun areal lapak ikan, ada lapak lapak lain yang memerlukan perhatian dan   perencanaan yang tak kalah asyiknya. Jadi prinsipnya perencanaan harusnya dipertimbangkan secara global dan terintegrasi (bahasa kerennya gitu :) )

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Sampai bertemu di posting selanjutnya. #seeyou

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kang Aguscwid

Hai, saya Agus Cahyono. Full time Blogger, Sketchup Artist & House Designer

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusFlickr